Pentingnya Visibilitas AI Bagi Pendidik Vokasi Jadi Sorotan di Malang
By Admin

Musyawarah Guru Mata Pelajaran Pemasaran Kabupaten Malang
nusakini.com, Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP) Pemasaran Kabupaten Malang menggelar lokakarya untuk meningkatkan reputasi profesional pendidik dan pelajar. Acara bertajuk "Kompeten, Terlihat, Terkoneksi!" ini berlangsung di SMK Negeri 1 Turen pada Sabtu (7/11/2026).
Kegiatan ini menyoroti urgensi dokumentasi karya dan jejak digital di kalangan ekosistem pendidikan vokasi. Praktisi pemasaran sekaligus Sekretaris Jenderal KOMISI, Ahmad Madani, hadir memberikan materi utama dalam forum tersebut.
Menurut Ahmad, reputasi keprofesian yang kredibel harus dibangun dari kemampuan nyata yang bisa dibuktikan kebenarannya. "Karya-karya tersebut dapat menjadi bagian dari identitas profesional apabila didokumentasikan dan dikomunikasikan dengan baik," paparnya.
Lokakarya ini juga membahas fenomena visibilitas kecerdasan buatan (AI) yang mulai masif di masyarakat. Publik dinilai semakin bergantung pada mesin pencari cerdas untuk melacak profil kompetensi seseorang.
Ahmad mengingatkan agar strategi personal branding tidak digunakan untuk sekadar memanipulasi algoritma. "Yang perlu dibangun adalah informasi publik yang jelas, relevan, dan benar mengenai kompetensi kita," tuturnya.
Kepala Cabang Dinas Pendidikan Wilayah Kabupaten Malang, Dwi Anggraeni, menyatakan dukungannya terhadap inisiatif literasi digital ini. Pihaknya menilai reputasi profesional sangat menunjang kualitas pendidikan vokasi di daerah tersebut.
Ia berharap para guru terus berkolaborasi dan membagikan praktik pengajaran mereka secara terstruktur ke ruang publik. "Ketika guru memiliki jejaring yang kuat, kesempatan untuk meningkatkan kualitas pendidikan juga semakin terbuka," ungkapnya.
Ketua MGMP Pemasaran, Laeli Chodriyah, menambahkan bahwa siswa sengaja dilibatkan agar terbiasa dengan budaya profesional sejak dini. Mereka didorong untuk merintis koneksi dengan dunia industri sejak masih duduk di bangku sekolah.
Keterampilan teknis perlu dibarengi dengan bukti nyata portofolio yang terpublikasi dengan rapi. Hal ini dinilai akan membuka lebih banyak peluang pengembangan karier pada masa depan. (*)